Wednesday, May 14, 2008

Mitos posisi seks anti hamil

Ejakulasi di luar vagina dan bercinta dalam air dipercaya banyak pasangan sebagai salah satu cara ngeseks anti hamil. Tapi hati-hati, mitos itu nggak sepenuhnya benar lho!

Selain lewat kontrasepsi seperti pil, kondom, atau spiral, banyak pasangan yang menghindari kehamilan lewat variasi posisi seks. Misalnya, melakukan ejakulasi di luar vagina, bercinta sambil berdiri, atau berhubungan seks di dalam air. Mitos-mitos tadi beredar cepat dari mulut ke mulut, namun kebenarannya belum tentu bisa dipertanggungjawabkan. Seperti dilansir dari drdrew, Senin (5/9/2005), sebuah penelitian membantah mitos-mitos posisi seks anti hamil tersebut.

Ejakulasi di Luar Vagina Tidak Bisa Menyebabkan Kehamilan

Well, dengan mengeluarkan sperma di luar vagina belum tentu wanita bebas dari kehamilan. Sebelum pria mencapai tahap ejakulasi, penis juga sudah mengeluarkan cairan-cairan pelumas. Nah, cairan-cairan itu mengandung lebih dari cukup benih untuk membuahi wanita.

Posisi Seks Berdiri Tidak Bisa Menyebabkan Kehamilan

Banyak pasangan percaya posisi seks berdiri tidak akan menyebabkan kehamilan. Lagi-lagi itu adalah mitos yang tak sepenuhnya benar. Hukum gravitasi yang sudah berlaku ternyata tak terbukti mampu menahan sperma yang melesat lewat saluran telur. So, melakukan hubungan seks dengan posisi berdiri tetap memiliki risiko kehamilan yang hampir sama dengan posisi lainnya.

Bercinta Dalam Air Tidak Bisa Menyebabkan Kehamilan

Anggapan sperma akan mati ketika menyentuh air tidak sepenuhnya benar. Buktinya saja, banyak makhluk hidup lain di dalam air yang juga bisa hamil. Di dalam air seperti dalam bath tub air hangat, masa hidup sperma bisa lebih lama. Di dalam saluran telur wanita saja, sperma kuat berenang selama sekitar 72 jam. Banyak variabel yang menentukan masa hidup sperma dalam air, karena itu jangan berspekulasi.

Selain risiko hamil, bercinta dalam air terutama kolam umum juga mengundang penyakit. Alat kelamin yang tidak terlindungi dengan baik bisa dengan mudah menjadi sarang kuman-kuman penyakit menular seksual.

Minum Air Dingin Setelah Bercinta Bisa Mengurangi Risiko Kehamilan

Beberapa wanita percaya, kondisi tubuh yang dingin setelah minum air es bisa membuat sperma mati. Hmm sebenarnya menurut dr Drew hal tersebut mungkin saja. Tapi itu berarti sebelum, ketika, dan sesudah berhubungan seksual wanita tersebut tak boleh berhenti minum air es. Tentu saja hal tersebut cukup merepotkan. Lagipula pastinya sulit untuk menjaga kondisi tubuh tetap dingin ketika sedang berhubungan seksual yang menggebu.

No comments: